Laman

Friday, June 24, 2011

Offroad Trail Ramah lingkungan

Kegiatan off road adalah kegiatan petualangan yang menyenangkan karena bersentuhan langsung dengan alam. Alam yang indah dengan segala isinya seperti satwa liar menjadi daya tarik tersendiri bagi petualang alam bebas. Di negara-negara maju kegiatan off road (baik mobil maupun sepeda motor) ditekankan untuk turut serta menjaga kelestarian alam.

Jangan sampai kegiatan off road justru menimbulkan kerusakan alam atau menganggu keseimbangan ekosistem. Berikut ini adalah tips-tips ber-off road-ria dengan meminimalkan kerusakan atau gangguan terhadap alam;

Jangan buang sampah. Pastikan sebelum berangkat off road anda membawa kantong plastik untuk tempat sampah an organik (plastik, putung rokok, bungkus makanan, kaleng, tisu, dll). Ingat bahan-bahan dari plastik, logam dan gabus putung rokok sangat sulit didaur ulang oleh tanah secara alami. Butuhan ratusan tahun untuk menghancurkan plastik dan gabus secara alami.

Matikan api. Jika anda di hutan membuat api unggun, pastikan api telah mati dengan sempurna sebelum anda tinggalkan. Satu batang pohon bisa dibuat ribuan batang korek api, tetapi satu batang korek api bisa menghabiskan ribuan batang pohon dalam sekejab!

Jangan ganggu satwa liar. Hutan bukan hanya berisi pohon, namun juga aneka jenis satwa liar seperti burung dan bangsa monyet. Mereka telah bertahun-tahun hidup di hutan tersebut, jauh sebelum kita datang. Jangan berburu satwa, biarkan mereka berkembang dengan alami. Jika di tengah jalan yang akan anda lintasi ada satwa liar, beri kesempatan satwa tersebut lewat terlebih dahulu.

Bawa makanan yang cukup. Jika anda off road dalam waktu cukup lama pastikan anda membawa bahan makanan dengan cukup, sehingga anda tidak perlu “survival” dengan berburu satwa liar atau merusak alam secara berlebihan.

Bawa Kenangan. Jangan membawa tumbuhan atau satwa liar dari hutan, setelah off road cukup anda membawa kenangan indah, foto dan film.
Sumber :(http://indo-dirtbike.blogspot.com/)

Thursday, June 16, 2011

TIPS MEROMBAK SUPERMOTO DARI MOTOR LOKAL


Supermoto merupakan jenis motor yang saat ini mulai banyak digemari. Dengan penampilannya yg gagah dan mumpuni untuk diajak melibas kepadatan lalu-lintas jalan raya, serta cukup handal utk dipacu di medan off road ringan mjd daya tarik tersendiri bagi para penggemar motor.
Supermoto merupakan varian dari motor jenis trail, namun berbeda di sektor kaki2nya, terutama pada velg & ban. Velg supermoto umumnya berukuran diameter 17”, dg ukuran yg relatif lebar. Ban yg digunakan pun adalah ban dg karakter utk penggunaan lebih byk di track aspal. (Aspal 70%, tanah 30%).
Namun kenyataannya utk memiliki sebuah motor supermoto, saat ini relatif tdk mudah, krn msh jarang pabrikan yg membuat motor supermoto. Di Indonesia, hanya ada beberapa pabrikan yg membuat motor jenis supermoto, seperti Kawasaki dg Kawasaki D-Tracker nya, dan Minerva Sachs. Utk supermoto buit-up, seperti Suzuki DRZ 400 SM, KTM Supermoto, bisa didptkan lewat ATPM, tp harganya masih sangat mahal. Cara lain yg agak lebih mudah adalah dg membeli motor yg sdh jenis trail (Hyosung Bosowa RX-125, bikinan Korea, Monstrac, Kaisar, Viva, Beijing Cross, dll), kmd tinggal ganti velg & bannya mjd roda utk aspal.
Salah satu cara utk memiliki supermoto adalah dengan membangunnya (memodifikasi) dari motor lokal yg byk beredar di Indonesia, dimodifikasi sedemikian rupa, shg mjd sebuah motor supermoto. Motor yg akan diubah/dimodif mjd supermoto, bisa berasal dari motor trail, motor sport atau bahkan motor bebek.
Berikut ini akan dijelaskan bagaimana membangun supermoto yg baik. Langkah2 utk membangun sebuah supermoto adalah sebagai berikut.
1. Tentukan dahulu model supermoto yg ingin dibangun. Cara yg plg mudah adalah dengan meniru motor trail special engine (SE), krn coverbody SE byk tersedia di toko2 trailshops. Di pasaran byk tersedia coverbody SE, yaitu Honda CR atau CRF, Yamaha YZF, Suzuki RMZ, Kawasaki KXF, serta KTM, baik utk 80 cc (kecil) maupun 125/250cc (besar).
2. Tentukan ukuran/besar supermoto yg akan dibikin. Hal ini berkaitan dengan postur pengendaranya. Jika ridernya pny tinggi badan 165 ke bawah, sebaiknya bikin motor dg ukuran body seperti SE 85 cc (kecil). Bisa dg membeli KLX 150 yg dimodif kaki2nya saja. Tapi kalo ridernya tingginya 168 ke atas, lebih disarankan bikin supermoto ukuran besar, seukuran SE 125/250 cc.
3. Catat baik2 ukuran2 vital SE yg akan ditiru, seperti ukuran panjang wheel-base (jarak sumbu roda depan-belakang), tinggi ground clearance(jarak dari tanah ke bagian terbawah mesin), seat-hight (jarak dari tanah ke punggung jok), lebar sudut rake (sudut yg terbentuk antara kemiringan shock depan dg garis horisontal). Ukuran2 inilah yg akan kita aplikasikan ke motor yg akan kita bangun.


Di bawah ini adalah contoh ukuran2 vital motor2 SE :
JENIS SE W.BASE G. CLEARANCE S.HIGH RAKE
Honda CRF 250 58,2” 14,2” 38” 27,7 derajat.
Suzuki DRZ 400 146 cm 26 cm 89 cm 27,7 derajat.
KTM 450 SM 147,5 cm 30 cm 92 cm 27,7 derajat.
Kawasaki KXF 147 cm 29 cm 90 cm 27,7 derajat.
Yamaha YZF 147,3 cm 30 cm 89 cm 27,7 derajat.

Jika diperhatikan, ukuran2 antar SE ternyata tdk berbeda terlalu jauh selama masih dalam satu kelas.
4. Setelah ukuran2 vital SE yg ingin kita tiru tsb didpt, yg selanjutnya akan kita aplikasikan pd motor yg akan kita modif, selanjutnya kita tentukan jenis motor apa yg akan kita pake sbg basic.
5. Yg paling rumit sebetulnya adalah aplikasi btk & ukuran frame/chasis/rangka trail/SE ke frame motor lokal, krn perbedaan yg siginifikan antara frame motor lokal dg frame trail/SE. Motor lokal yg beredar di Indonesia sebagian besar adalah btk sport (lebih tepatnya commuter) dg sudut yg dibtk antara komsteer dg main tube jauh lbh lebar drpd frame trail. Ini yg sering diabaikan oleh para modifikator. Padahal pengaplikasian frame yg benar ini adalah kunci utama kesuksesan membangun sebuah motor supermoto/trail. Cara yg biasa ditempuh adalah dg mengcustom ulang framebawaan motor, memakai kombinasi frame SE dg frame bawaan motor, atau membuat total frame baru. Dilanjutkan dg pemasangan mesin dg pembuatan engine mounting yg sesuai.
6. Kemudian kita tentukan kaki2 yg akan kita pake. Usahakan pemilihan kaki2 ini jika dipasang tdk akan merubah ukuran2 vital tadi. Yg pertama tentukan dulu shockbreaker depan yg akan dipake. Sebagai gambaran, ukuran panjang shock depan utk SE 250 adalah 90-92 cm. USD Supermoto 85 cm. USD SE 85 cc 85 cm. Kmd tentukan rear shock & arm yg akan digunakan. Bisa arm limbah atau custom sendiri.
7. Setting roda2 yg akan digunakan, terutama ketepatan dlm memilih lebar velg & roda yg akan dipake pada roda belakang. Yg perlu diperhatikan adalah lebar arm, tromol yg dipake , yg kira2 pemasangannya tdk bergesekan dg bibir ban ataupun framenya.
8. Selanjutnya baru pembikinan subframe (rangka belakang), yg ukuran2 serta desainnya hrs sesuai dg cover body yg akan digunakan.
9. Pemasangan coverbody set, tangki & sadel adlah langkah selanjutnya.
10. Yg terakhir tinggal finishing. 


SUMBER : http://www.satria-cuztomized.blogspot.com/ 

TIPS PASANG GRAPHIC KIT


Pertama.
Sediakan Alat-alat yang dibutuh kan :
- Kain Lap Bersih, kain yang halus dan lembut, dan tidak kasar(berjenis catton lebih bagus)

Air Bersih
Shampo
Minyak kayu putih
Hair Dryer
Alat Perata/Penyerut Air(yang biasa untuk membersih kan kaca)/ID cardbekas

Kedua.
Bersihkan cover-cover body motor terlebih dahulu..
Gunakan sambun dan air bersih, bila sudah bilas dengan air.
Pastikan bersih dan tidak ada kotoran/lumpur yang menempel.
Gunakan Minyak kayu putih untuk menghilangkan noda-noda yang tidak bisa hilang dengan sabun, seperti lem yang tersisa dari bekas sticker sebelumnya/sticker tambahan(cutting sticker dan lain-lain).
Bila Sudah, Bersihkan kembali dengan menggunakan air dan sabun.

* Jangan lakukan di tempat yang langsung terkena sinar matahari dan daerah yang berdebu/berangin dan berdebu.

Ketiga
Langkah ini adalah langkah memulai pemasangan sticker..

Semprotkan cairan air yang sudah dicampur dengan shampo, dengan perbandingan 5:1 / 5 liter air dgn 1 sachet shampo.
Semprotkan cairan air+shampo sampai rata/basuh sampai rata.

Gunakan shampo yang ber Ph Balance rendah... (berdasarkan pengalaman..Ph Balance Tinggi akan sedikit menggangu sifat adhesive(lem) pada sticker... alias bakan agak susah nempel)

Keempat
Pilih dan Pastikan bagian Sitcker/Decal sesuai dengan peruntukannya atau sesuai dengan bagian cover body.
Kelupas bagian Backing(lapisan bagian belakang sticker/pelindung adhesive), lalu semprotkan campuran air+shampo pada bagian adhesivenya, sampai rata.

Pastikan tangan/jari-jari anda bersih atau terbebas dari hal-hal yang dapat menggangu(debu,kotor, atau beroli)

Kelima.
Simpan/Taruh bagian sticker/decal yang sudah di basahi bagian backing(adhesive-nya) pada cover body.
Tapi sebelumnya pastikan cover body masih telihat basah dan rata oleh cairan air dan shampo.
Penggunaan cairan air dan shampo tadi, gunanya adalah agar sticker/decal tidak langsung menempel pada cover body, dan dapat digeser-geser hingga pas, dan sesuai keinginan. Jadi Geser-geser sticker yang tadi telah disimpan diatas bagian cover body hingga pas dan sesuai.

Keenam.
Jangan menunggu terlalu lama, Ambil alat penyerut air/bekas IDcard/SIM.... pastikan permukaannya rata dan lentur..
Sebelumnya semprot bagian permukaan sticker paling atas dengan air/cairan campuran tadi. Fungsinya bila nanti kita menyerut air di dalam permukaan /decal sticker(adhesive backing).. permukaan atas sticker yang bergambar dan terlaminasi tidak rusak/baret-baret...
Urut bagian yang paling menonjol dan rata terlebih dahulu..jangan paksakan mengurut air di bagian yang mengkerut,,
Usahankan mengurut air ke satu sisi saja.. dan arahkan ke bagian luar cover body...
Jangan menekan alat penyerut air terlalu tekan.. berikan tekanan ringan saja yang penting air dibagian backing sticker keluar

Ketujuh.
Setelah penyerutan dibagian yang rata terlebih dahuli selesai di lakukan, maka akan terlihat seperti pada gambar Langkah ke 7. Bagian itu akan nampak mengkerut, bergelombang, kaku, tidak rata dan tidak mengikuti kontur cover body.
Jangan pasakan menyerut/meratakan pada bagian itu dengan penyerut/IDCard. Biarkan saja dulu.

Kedelapan
Gunakan Hair Dryer pada langkah ini.
Hair Dryer berfungsi untuk membantu membentuk kontur sticker/Decal agar sesuai dengan bentuk cover body.
Jgn gunakan hot gun/hot air bila tidak terbiasa.
Jaga jarak semburan hawa panas Hair Dryer dengan sticker/decal. 15cm kurang lebih.
Sembur hawa panas dari hair dryer ke arah sticker yang kaku dan tidak mau mengikuti kontur/lekukan2 dari cover body.
Jgan terlalu lama. Hanya selewat-selewat aja.. Sticker yang yang kaku dan tidak menempel pada cover body akan nampak seolah olah menciut dan mengikuti kontur cover body...

Atur Level Air Flow/Temp pada hair dyer di tingkat yang medium. Jangan arah kan hair dryer terlalu lama pada sticker/decal. Karena akan membuat sticker itu lembek dan akan merusak lapisan backing(adhesive). 

SUMBER : http://www.satria-cuztomized.blogspot.com/ 

TIPS MENCUCI TRAIL / SUPERMOTO



Hampir semua orang pernah mencuci motornya sendiri, namun tidak semuanya menyadari bahwa cara kita mencuci motor akan berpengaruh kepada faktor keawetan motor itu sendiri. Terlepas dari apakah kita mencuci sendiri atau ke tempat cuci motor, maka tetap kita harus perhatikan hal-hal penting dalam proses pencuciannya.
          Ada beberapa hal penting yang perlu kita cermati jika kita akan mencuci motor.
1. Air
2. Peralatan mencuci.
3. Cara mencuci.

1. Air.
         Air menjadi media utama dalam dalam proses mencuci motor. Perhatikan kondisi air yang digunakan, apakah terlihat keruh atau kotor? Berpasir (mengandung pasir?). Jika salah satu kriteria tadi ada pada air tersebut, maka air tersebut tidak disarankan digunakan untuk mencuci motor. Jika air itu keruh dan kotor, (misalnya air kali, air sungai, air kolam). maka tentunya bukannya motor kita jadi makin bersih, malah kotorannya makin bertambah.
         Tanpa kita sadari bahwa air yang keruh juga mengandung kotoran walaupun sangat halus. Lama kelamaan kotoran akan mengendap dan akan “nimbun” dimotor kita, hal ini bisa kita lihat indikasinya pada body motor kita yang cenderung semakin lama semakin kusam dan buram.

2. Peralatan mencuci.
         Dikala kita mencuci motor di tempat cuci motor, umumnya peralatannya sudah banyak yang menggunakan compressor/steam wash. Namun jika kita mencuci dirumah atau ditempat tinggal sendiri biasanya cukup dengan alat-alat lap kain halus (misalnya bekas kaos dalam)/kanebo, ember, selang air, sikat dan sabun. Namun ada juga yang punya alat/mesin steam wash sendiri khusus mencuci sepeda motor, biasanya ukurannya kecil paling nggak sampai 600 watt, dan tentunya daya semprotnya juga nggak terlalu tinggi, disamping itu ada kelemahan dari alat ini, alat ini harus disambungkan dengan kran dimana airnya berasal dari bak penampungan/toran dan tempat airnya sendiri harus tinggi lokasinya, supaya tekanan air lebih besar, dan alat ini tidak bisa menyedot air hanya dari wadah/ember biasa, kata tukang jualannya juga bilang nggak bakal kuat narik, dan tekanan airnyapun kecil. Ada juga alat cuci ukuran sedang, kira-kira beratnya 12 kg, yang pernah saya tahu adalah merk dari Italy dan Korea (lupa merk-nya), bahkan ini lebih khusus untuk mencuci kendaraan roda empat, mengingat tekanan air yang dikeluarkan cukup kuat, bahkan bisa dipakai untuk membersihkan kolam renang, kamar mandi, lantai terutama untuk membersihkan kotoran dan lumut, dan juga alat ini bisa menyedot air hanya dari wadah/ember biasa tanpa disambungkan ke kran air dari toran air, tentunya akan lebih praktis dan lumayan hemat dibandingkan dengan alat yang pertama tadi.
        Terlepas dari apakah kita pakai steam wash atau cukup pake ember aja, disarankan untuk menyeka air and sabun gunakan 2 tipe lap/kanebo. Satu untuk mengelap bagian yang halus seperti body, tangki dan kaca/mika lampu dan yang kedua untuk mengelap bagian velg, ban, mesin dll. Diusahakan pada saat mencuci jangan sampai masing-masing kanebo bertukar fungsi, ini menjaga agar bagian yang halus (Body, tangki, lampu) tidak baret-baret, karena jika kita menggunakan satu lap/kanebo maka kotoran-kotoran seperti tanah, aspal atau pasir dari ban, velg dan sektor kaki-kaki dikhawatirkan akan menempel, merusak bagian yang halus lainnya. Sabun yang kita gunakan juga mustinya jangan sembarangan, gunakan sabun yang sesuai untuk mencuci kendaraan, jangan gunakan sabun untuk mencuci pakaian misalkan sabun colek atau Rinso, hati-hati dalam hal penggunaan minyak tanah, umumnya orang menggunakan minyak tanah untuk menghilangkan bekas aspal, oli dan kotoran yang lengket dimesin atau body.
        Untuk bagian tertentu seperti rantai mesin disarankan tidak menggunakan minyak tanah, mengingat bagian ini terdapat komponen karet, sehingga dikhawatirkan karetnya akan menjadi rusak. Gunakan juga sikat hanya untuk bagian tertentu saja seperti mesin, velg dan ban.

3. Cara mencuci.
        Mencuci yang baik yakni mulai dari bagian bawah ke atas, mulai dengan membasahi seluruh permukaan motor, setelah itu mulailah menggosok bagian kaki-kaki dan bagian mesin, baru setelah itu bagian body atau tangki dan lampu Untuk proses mengeringkan, mulailah dari bagian atas turun ke bagian bawah, dengan tujuan bagian yang sudah kering tidak kena air lagi sewaktu mengelap bagian atas.
        Untuk bagian ban, setelah dicuci bersih, agar lebih terlihat mengkilat bisa kita gunakan semir ban, banyak merk dipasaran mulai yang murah sampai yang mahal sekalipun, namun saya pernah juga mencoba menggunakan minuman Coca Cola sebagai pengganti semir ban, cukup setengah botol ukuran biasa, (sisanya boleh anda minum sehabis nyuci motor), oleskan dengan menggunakan kuas, atau kanvas besar ke bagian ban. 

 SUMBER : http://www.satria-cuztomized.blogspot.com/

TIPS MENCUCI HELM CROSS



- Google dicuci hanya dgn menggunakan air dan sabun cair ( sabun cuci tangan  ). Gosoklah menggunakan telapak tangan ( tidak perlu pakai lap atau sikat ). Jangan menggunakan cairan kimia (alkohol, dll). Kemudian keringkan dengan kain lap yang lembut & kering. Hindari pengunaan tisu untuk mengelapnya.
- Busa bagian dalam yang dapat dilepas juga dapat dicuci menggunakan sabun cair atau shampo (mild soap/shampoo). Hindari menggunakan deterjen, karena dapat merusak lapisan perekat / lem. Juga bisa menimbulkan bau kurang sedap bila tidak dibilas dengan bersih. Jangan direndam terlalu lama! 5-10 menit sudah cukup. Untuk helm yang busanya tidak bisa dilepas, sebaiknya langsung  direndam ke dalam seember air. jangan lupa untuk melepas google terlebih dulu.
- Hindari sinar matahari langsung ketika mengeringkan. Trik lainnya bisa memakai hembusan hawa panas dari belakang AC di rumah. Atau kalau mau lebih cepat kering bisa dibantu dengan menggunakan hair-dryer
- Lapisan EPS / styrofoam bagian dalam cukup dibersihkan dengan lap dan sedikit air.
Hindari menggunakan bahan kimia (alkohol, dll).
- Membersihkan batok / shell helm juga sama seperti membersihkan google.
Gunakan cotton bud atau sikat gigi kecil untuk membersihkan ventilasi helm.
- Batok / shell helm juga boleh dipoles menggunakan wax atau cairan poles lainnya (Kit, Meguiars, dll)
- Bersihkan bagian ratchet / engsel / mekanisme kaca helm menggunakan minyak silikon (silicone oil/spray). Silicone oil juga berguna sebagai pelumas mekanisme yang bergerak. 
 SUMBER : http://www.satria-cuztomized.blogspot.com/